Hasindo Utama | Distributor Grosir Jual Segala Jenis Alat Packing

Distributor Grosir Jual Segala Jenis Alat Packing dengan Harga Murah dan Berkualitas - Tali Straping - Mesin Straping - Masking Tape - Lakban - Lem Fulloc - Stretch Film - Paku Tembak - Paku Refill

Jual Tali Straping, Mesin Straping, Masking Tape, Lakban Bening, Lakban Kertas, Jual Lakban Opp Tape Murah, Lakban Masking Tape di jakarta, Plastik Wrapping, Lem Fulloc, Stretch Film, Paku Tembak, Paku Refill

October 2014
Friday, 3 October 2014

Gagal dalam Bisnis, Bertahan atau Bangkit?

Ketika Gagal dalam Bisnis, Bagaimana Bertahan & Bangkit?


Gagal dalam berbisnis adalah sebuah momok menakutkan bagi mereka yang akan terjun ke dunia bisnis. Anda akan atau sedang mengalami kegagalan? Ya, kegagalan bisa saja terjadi tetapi tahukah Anda bahwa mungkin saja itu terjadi karena diri kita sendiri – bukan faktor eksternal! Jujurlah…

Jual Batu Gerinda - Berikut beberapa penyebab gagal dalam berbisnis dan mungkin saja Anda merasakan salah satunya saat ini. Jangan menipu diri, siapa tahu Anda masih bisa mencegah dan bangkit kembali!

1. Alasan Yang Salah

Ketika mulai berbisnis, apa alasan Anda? Apakah ingin menghasilkan uang yang banyak, ingin suatu saat bisa santai agar punya waktu untuk keluarga? Sebaiknya pikirkan lagi. Memang, tujuan kita untuk berbisnis pastinya adalah menghasilkan banyak uang dan target paling besar bisa santai dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun, kalau passion kita adalah uang, ini bisa saja “membutakan” kita sehingga terlalu serakah. Jadi? Miliki 3 alasan berikut ketika akan memulai berbisnis: passion, siap mental (terhadap kegagalan) dan belajar bangkit dari kegagalan.


2. Tidak Efisien

Beberapa penyebab kegagalan berbisnis adalah karena tidak efisien menghitung harga produk dan biaya produksi. Ditambah lagi, target yang tidak realistis terhadap angka penjualan.

3. Manajemen Yang Buruk!

Gagal dalam berbisnis, perlu diakui bisa jadi karena diri kita sendiri yang tidak bisa menerapkan manajemen yang baik. Banyak kegagalan yang terjadi karena manajemen yang buruk. Ini dimulai dari tidak punya business plan ataupun tidak realistis atau tidak menerapkannya dengan baik, kemudian kurang kontrol terhadap keuangan dan pengaturan SDM. Hal-hal ini jika tidak dikontrol dengan baik – lama-kelamaan perlahan tapi pasti bisnis akan runtuh karena fondasinya yang memang tidak kuat!

4. Ekspansi yang terlalu luas

Tidak salah untuk melakukan ekspansi dalam berbisnis karena pastinya akan menambah pundi-pundi. Namun, sebagaimana pernah kami bahas mengenai fokus dalam satu bidang usaha, jalani terlebih dahulu bisnis yang ada hingga stabil dan lancar, barulah Anda melakukan ekspansi bisnis. Dengan begitu, Anda bisa fokus 100% terlebih dahulu dan benar-benar membentuk bisnis Anda menjadi matang.

Mengatasi Kegagalan dalam Berbisnis

Bagaimana kalau sudah sempat gagal dalam berbisnis? Bisa jadi karena penyebab di atas ataupun memang kegagalan yang tidak bisa dihindari meski sudah 100%. Anda tetap harus bangkit! Sering dengar kata pepatah: “kegagalan adalah awal keberhasilan”. Ini bisa diterapkan pada bisnis. Jadikan kegagalan ibarat cambuk bagi Anda agar bekerja lebih keras lagi. Hard work never kill!

1. Jujur Pada Diri Sendiri

Ya, berupayalah untuk jujur mengenai apa kesalahan Anda. Kegagalan sebagian besar memang karena kesalahan kita, ntah itu disadari atau karena kurang perhatian. Membuat catatan mengenai kegagalan Anda bisa menjadi cara ampuh agar Anda tetap ingat dan tidak jatuh ke lubang yang sama.

2. Maafkan dan Perbaiki Diri

Setelah tahu apa kesalahan Anda, maafkan diri Anda. Jangan terus-menerus menyalahkan diri Anda yang akhirnya malah membuat Anda down. Kalau sudah down, apakah Anda bisa bekerja? Tentu saja tidak! Meratapi diri sendiri hanya akan menghilangkan semangat Anda. Hey, kita tidak punya banyak waktu untuk terus-menerus menyesali tanpa memperbaiki diri. Oleh karena itu, segera tata kembali diri Anda dan perbaiki diri, Anda siap untuk langkah selanjutnya setelah terjatuh.

3. Hard Work!

Ya, kegagalan harus dibayar dengan bekerja keras dua kali lipat. Kalau biasanya Anda bekerja keras dengan standar Anda selama ini maka tambahkan dua kali lipatnya. Ada dua yang harus Anda bayar: fase kegagalan hingga “start” dan fase “start” hingga stabil. Ya, logikanya adalah kegagalan adalah dimana terjadi downgrade bahkan di bawah fase “start” Anda berbisnis. Jadi, bekerja keraslah! Cambukan biasanya membuat kita semakin kuat karena sudah tahu sakitnya gagal, kita kebal terhadap rasa sakit.

Perlu diakui bahwa gagal dalam bisnis memang sangat menyakitkan dan berat untuk memulai kembali. Tetapi, Jual Batu Kinik - apakah Anda mau terus-menerus terpuruk? Mau makan dari mana? Jadi, ayolah, segera “bangun dari keterpurukan” Anda dan Anda siap untuk memperbaiki semuanya – itulah manusia selalu punya ide, selalu punya cara – bahkan untuk menghadapi kegagalan. 


Tetapi, jangan terus-menerus gagal ya, gagal berkali-kali itu namanya kebudayaan, bukan awal keberhasilan. ^^

READ MORE - Gagal dalam Bisnis, Bertahan atau Bangkit?

USAHA INDUSTRI RUMAHAN DENGAN KEUNTUNGAN BESAR

USAHA INDUSTRI RUMAHAN DENGAN KEUNTUNGAN BESAR


Peluang usaha sampingan industri rumahan dengan keuntungan besar adalah salah satu jenis usaha yang banyak diidamkan oleh para wirausaha yang suka dengan usaha berskala kecil menengah. Peluang usaha sampingan industri rumahan menjadi pilihan banyak wirausaha pemula karena beberapa faktor seperti modal yang kecil, tidak harus membutuhkan pengalaman yang besar dan dapat segera dimulai siapa saja yang panda membaca peluang.

Berbeda dengan industri-industri berskala besar kebanyakan industri rumahan tidak memiliki bangunan sendiri melainkan dikerjakan di rumah meskipun ada beberapa yang menyediakan bangunan kecil untuk tempat usaha. Pemasaran yang biasa dilakukan umumnya hanya didaerah sekitar dan pasar saja namun dewasa ini pemasaran dari industri rumahan mulai meluas hingga menjangkau keluar daerah.

Industri rumahan sangat berperan penting dalam perkembangan sektor ekonomi negara kita. Bahkan bukan tidak mungkin dari perkembangan sektor ekonomi dari industri rumahan ini dapat memajukan bangsa Indonesia.

Jual Batu Kinik - Tetapi untuk urusan pasar, usaha jenis ini masih terkena pajak, yakni pajak penghasilan. Semua jenis pekerjaan memang pasti kana terkena pajak namun pajak tersebut akan digunakan untuk kemajuan negara. Pada umumnya industri rumahan memproduksi makanan, konveksi skala kecil dan barang kesenian. Dalam segi kualitas industri rumahan terkadang memiliki kualitas yang jauh lebih baik daripada industri berskala besar. Itu karena pemilik usaha dapat mengawasi secara langsung proses produksinya.

Industri rumahan merupakan salah satu peluang usaha yang dapat menjadi sarana penghasilan tambahan untuk anda. Anda dapat menjalankan usaha ini sebagai sampingan atau sebagai usaha utama. Karena banyak sekali yang mnejadikan usaha ini sebagai usaha utama. Industri rumahan juga merupakan salah satu usaha dengan resiko kebangkrutan yang kecil dan keuntungannya juga maksimal. Anda dapat segera memulia usaha ini dengan modal yang relatif kecil. Kecilnya modal dalam usaha industri rumahan juga mempengaruhi tingkat pertumbuhan usaha ini, sehingga perlu modal tambahan agar pertumbuhan usaha ini tidal lambat. Pemerintah sendiri sangat mendukung dengan perkembangan industri rumahan ini, dan jika pemerintah saja mendukung maka akan lebih dimudahkan bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya.


Peluang Usaha Industri Rumahan Yang Potensial

Beberapa contoh industri rumahan yang bisa anda coba antara lain :

1. Menjalankan usaha tempe dan tahu
Tempe dan tahu adalah salah satu menu masakan yang paling sering disajikan di masyarakat indonesia karena selain harganya murah juga bergizi tinggi. Usaha ini memiliki peluang yang sangat bagus namun anda harus melakukan riset terlebih dahulu daerah sekitar anda.

2. Membuka Konveksi Skala Kecil
Jika anda punya keterampilan menjahit tidak ada salahnya membuka usaha konveksi kecil, usaha konveksi ini juga sangat menjanjikan apalagi jika menjelang sekolah-sekolah menerima murid baru. Dan bagi anda yang punya keterampilan seputar tata busana anda dapat berkarya menciptakan prodak-prodak anda sendiri.

3. Membuat Kerajinan Tangan dan Aksesoris
Usaha ini cukup punya nilai jual yang tinggi. Jika anda kreatif bahkan barang bekas pun bisa diolah untuk menghasilkan uang.

4. Usaha Makan Ringan dan Snack
Untuk jenis usaha yang satu ini memang tidak bisa diragukan lagi. Minat masyarakat terhadap jajanan sangatlah tinggi dan tentu saja ini merupakan salah satu peluang yang cukup menjanjikan. Apalagi jika anda dapat menciptakan jenis makanan ringan baru yang berbeda dari biasanya dan banyak yang menyukainya, anda bisa mengembangkan usaha ini menjadi sangat besar lagi.

Demikianlah peluang usaha industri rumahan dengan keuntungan besar yang bisa anda coba. 

Jual Batu Gerinda - Masih banyak peluang-peluang usaha lain jika kita mau kreatif dan berinovasi. Beberapa usaha industri rumahan diatas adalah peluang-peluang usaha yang umum di Indonesia namun masih sangat potensial hingga hari ini. Semoga bermanfaat.
READ MORE - USAHA INDUSTRI RUMAHAN DENGAN KEUNTUNGAN BESAR

Apasih Bisnis Konvensional itu?

Apasih Bisnis Konvensional itu? 


"Lihat keluarga Liem, lihat keluarga Bakrie, lihat keluarga Eka Tjipta, keluarga Cendana, keluarga Axa, keluarga Kalla, dll. Sekarang, apakah kita cukup beruntung untuk menjadi salah satu dari anggota keluarga konglemerat bisnis besar tersebut? Sehingga kita bisa belajar dan diberi kesempatan?" 

Jual Batu Gerinda - Pada kesempatan ini, kita akan membahas bersama mengenai peluang dan kesempatan bisnis yang ada. Sebagai permulaan, kita akan lihat dan mencoba menganalisa, kategori bisnis yang umum dan ada sekarang; bisnis konvensional. "Apa sih bisnis konvensional itu? Kok terdengar kuno, ya?" Ya, emang gitu kok! Disebut bisnis konvensional karena bisnis dalam kategori ini sudah ada sejak dulu, dan secara umum dilakukan oleh kebanyakan orang-orang di dunia ini. Buka toko kelontong, warung, restoran, cafe, toko komputer, pulsa, warnet, wartel, bisnis pertambangan, dlsbnya, adalah sedikit contoh dari bisnis konvensional. 

Oke, trus bagaimana kita menganalisa bisnis konvensional ini dalam kaitannya dengan faktor 4-i (investment, income, insurance, dan inheritence) yang kita pelajari pada edisi lalu? 

Mari kita mulai; 

(1) Investment; Mulai lah dengan bertanya kepada diri Anda sendiri; "berapa modal finansial yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis yang Anda pilih? Berapa resiko yang harus Anda tanggung jika bisnis Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya? Apakah Anda sanggup untuk menanggung semua kerugian finansial yang mungkin terjadi?" Faktor investasi inilah yang menyebabkan banyak orang segan untuk memulai bisnis sendiri. Apalagi untuk orang dari kalangan kelas miskin dan menengah. 

(2) Income; Lihat, apakah income yang akan Anda dapatkan dari bisnis Anda, tidak terbatas? Umumnya, untuk meningkatkan income dari bisnis konvensional, Anda harus melakukan peningkatan dari sisi investasi! Demikian seterusnya. 

(3) Insurance; "Apakah bisnis Anda memungkinkan Anda untuk terus mendapatkan income, walaupun Anda tidak bekerja (residual income)?" Kenyataannya adalah semakin tumbuh dan berkembangnya sebuah bisnis, akan membuat pemiliknya terpaksa untuk terikat dan "menikah" dengan bisnisnya! Kenapa begitu? Karena tidak ada yang lebih perduli dengan suatu bisnis, kecuali si pemiliki bisnis tersebut! Sekali Anda berhenti, maka bisnis Anda pun secara pasti akan berhenti. 

(4) Inheritance; "Apakah bisnis Anda dapat Anda perlakukan sebagai sebuah aset yang langsung dapat Anda wariskan kepada siapa saja?" Coba bayangkan misalnya Anda memiliki bisnis kafe, kemudian tibalah saatnya Anda untuk pensiun dan menikmati hari tua Anda. Anak, keponakan, saudara, atau kerabat lainnya, adalah orang-orang pertama yang ada dibenak Anda untuk meneruskan menjalankan bisnis kafe Anda. Tapi sayangnya, tidak ada satupun dari mereka yang tertarik untuk meneruskan bisnis kafe Anda. Anak Anda terobsesi untuk menjadi model, keponakan Anda lebih tertarik untuk menjadi konsultan pajak, dan orang-orang dekat Anda lainnya tidak merasa memiliki keahlian untuk menjalankan kafe. 

Apa yang terjadi dengan bisnis kafe Anda? Apa yang terjadi dengan rencana pensiun Anda? Bisnis konvensional dan investasi uang dipasar modal, membutuhkan modal finansial yang besar. Faktor modal finansial ini adalah merupakan faktor utama yang menyebabkan banyak orang -yang sudah sadar akan pentingnya memiliki usaha sendiri- terhambat untuk memulai sebuah bisnis. 

"Tidak Hanya Itu, Bisnis Konvensional Juga Membutuhkan 'Skill' Dan Pengalaman" Anggaplah Anda memiliki modal finansial untuk memulai usaha sendiri. Tapi, apakah Anda memiliki pengalaman dan skill yang dibutuhkan? Siapa yang memiliki skill dan pengalaman tersebut? Apakah mereka bersedia mengajarkan Anda segala skill dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memulai sebuah bisnis? Jawaban yang paling sederhana adalah, Anda dapat belajar dari para pebisnis dilingkungan Anda. Lihat disekeliling Anda, ada berapa banyak para pebisnis. Dan coba dekati mereka, dan minta mereka untuk mengajari Anda segala pengalaman dan skill yang mereka punya. Jangan kecewa, mereka mungkin benar-benar mau membantu Anda, tapi mereka tidak punya waktu untuk berbagi ilmu dengan Anda. 

Kebanyakan dari mereka sudah terperangkap oleh tuntutan dan kesibukan sehari-hari bisnis mereka sendiri. Kita sudah terbiasa mendengar istilah "bisnis keluarga", hal tersebut sangat lumrah, karena biasanya, hanya keluarga dekat lah yang bisa mendapatkan ilmu bisnis, dan diberi kesempatan untuk belajar bisnis. Lihat keluarga Liem, lihat keluarga Bakrie, lihat keluarga Eka Tjipta, keluarga Cendana, keluarga Axa, keluarga Kalla, dll. Sekarang, apakah kita cukup beruntung untuk menjadi salah satu dari anggota keluarga konglemerat bisnis besar tersebut? Sehingga kita bisa belajar dan diberi kesempatan? Saya punya sebuah peluang yang dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa modal finansial besar dan tanpa perlu pengalaman. Yang diperlukan hanya keinginan kuat dari Anda dan kesedian Anda utnuk belajar dan dilatih. Jual Batu Kinik

Terimakasih sudah membaca artikel kami

READ MORE - Apasih Bisnis Konvensional itu?

Mari Mengenal Pasar Oligopili

Apasih Pasar Oligopoli itu?!


Pengertian Pasar Oligopoli Pasar oligopoli adalah ”pasar yang didalamnya terdapat beberapa penjual terhadap satu komoditi sehingga tindakan satu penjual akan mempengaruhi tindakan penjual lainnya”. Jika produknya homogen disebut oligopoli murni (pure oligopoly): Jenis ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral, produk semen.. Jika produknya berbeda corak disebut oligopoli beda corak (differentiated oligopoly): Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor dan pasar mobil di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. 

Jual Batu Kinik - Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas. Asumsi yang mendasari kondisi di pasar oligopoli adalah pertama, penjual sebagai price maker. Penjual bukan hanya sebagai price maker, tetapi setiap perusahaan juga mengakui bahwa aksinya akan mempengaruhi harga dan output perusahaan lain, dan sebaliknya. Kedua, penjual bertindak secara strategik. Asumsi ketiga, kemungkinan masuk pasar bervariasi dari mudah (free entry) sampai tidak mungkin masuk pasar (blockade), dan asumsi keempat pembeli sebagai price taker. Setiap pembeli tidak bisa mempengaruhi harga pasar.


Ciri-Ciri Pasar Oligopoli

  • Terdapat banyak pembeli di pasar : Umumnya dalam pasar oligopoly adalah produk-produk yang memiliki pangsa pasar besar dan merupakan kebutuhan sehari-hari, seperti semen, Provider telefon selular, air minum, kendaraan bermotor, dan sebagainya.
  • Hanya ada beberapa perusahaan(penjual) yang menguasai pasar:
 • Umumnya adalah penjual-penjual (perusahaan) besar yang memiliki modal besar saja (konglomerasi). Karena ada ketergantungan dalam perusahaan tersebut untuk saling menunjang. Contoh: Perusahaan Kartu Seluler (Telkomsel, Indosat, Esia, Tree, Axis), Perusahaan Rokok (U-Mild, Sampoerna, Djisamsu).
  • Produk yang dijual bisa bersifat sejenis, namun bisa berbeda mutunya: Perusahaan mengeluarkan beberapa jenis sebagai pilihan yang berbeda atribut, mutu atau fiturnya. Hal ini adalah alat persaingan antara beberapa perusahaan yang mengeluarkan beberapa jenis produk yang sama, atau hamper sama di dalam pasar oligopoly
  • Adanya hambatan bagi pesaing baru: Perusahaan yang telah lama dan memiliki pangsa pasar besar akan memainkan peranan untuk menghambat perusahaan yang baru masuk ke dalam pasar oligopoly tersebut. Diantaranya adalah bersifat kolusif, dimana antar pesaing dalam pasar oligopoly membuat beberapa kesepakatan masalah harga, dan lain-lain. Perusahaan baru akan sulit masuk pasar karena produk yang mereka tawarkan meskipun mutu dan harganya lebih unggul, tapi peranan Brand image melalui periklanan mengalahkan hal tersebut.
  • Adanya saling ketergantungan antar perusahaan (produsen): Keuntungan yang didapatkan bergantung dari pesaing perusahaan tersebut. Yaitu adanya tarik menarik pangsa pasar (Market share) untuk mendapatkan profit melalui harga jual bersaing sehingga tidak ada keuntungan maksimum.
  • Advertensi (periklanan) sangat penting dan intensif: Untuk menciptakan brand image, menarik market share dan mencegah pesaing baru.

Penyebab Terjadinya Pasar Oligopoli
  
  • Efisiensi Skala Besar Dalam dunia nyata, perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri mobil, semen, kertas, pupuk, dan peralatan mesin, umumnya berstruktur oligopoly. Tekhnologi padat modal (capital intensive) yang dibutuhkan dalam proses produksi menyebabkan efisiensi (biaya rata-rata minimum) baru tercapai bila output diproduksi dalamskala sangat besar. Keadaan diatas merupaka hambatan untuk masuk (barriers to entry) bagi perusahaan pesaing. Tidak mengherankan jika dalam pasar oligopoly hanya terdapat sedikit produsen.
     • Kompleksitas Manajemen Berbeda dengan tiga struktur pasar lainnya (persaingan sempurna, monopoli,dan pasar monopolistik), struktur pasar oligopoli ditandai dengan kompetisi harga dan non harga. Perusahaan juga harus cermat memperhitungkan setiap keputusan agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan dari perusahaan pesaing. Karena dalam industri oligopoli, kemampuan keungan yang besar saja tidak cukup sebagai modal untuk bertahan dalam industri. Perusahaan juga harus mempunyai kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industry yang persaingannya lebih kompleks. Tidak banyak perusahaan yang memilki kemampuan tersebut, sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen.

 Kekurangan Dan Kelebihan Pasar Oligopoli

 Kekurangan : 1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
                        2. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
                        3. Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolikarena semangat bersaing kurang
                        4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
                        5. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru  
                        6. Bisa berkembang ke arah monopoli

 Kelebihan    : 1. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
                        2. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
                        3. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
                        4. Adanya penerapan teknologi baru


Undang-Undang yang Mengatur Pasar Oligopoli

      UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT PERJANJIAN YANG DILARANG Bagian Pertama Oligopoli Pasal 4 (1) Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain untuk secara bersamasama melakukan penguasaan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat. (2) Pelaku usaha patut diduga atau dianggap secara bersama-sama melakukan penguasaan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa, sebagaimana dimaksud ayat (1), apabila 2 (dua) atau 3 (tiga) pelaku usaha atau kelompok pelaku usaha menguasai lebih dari 75% (tujuh puluh lima persen) pangsa pasar satu jenis barang atau jasa tertentu

  BAGIAN KEDUA PENETAPAN HARGA Pasal 5 (1) Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama. (2) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalaim ayat (1) tidak berlaku bagi: a. suatu perjanjian yang dibuat dalam suatu usaha patungan; atau b. suatu perjanjian yang didasarkan undang-undang yang berlaku. Pasal 6 Pelaku usaha dilarang membuat rperjanjian yang mengakibatkan pembeli yang satu harus membayar dengan harga yang berbeda dari harga yang harus dibayar oleh pembeli lain untuk barang dan atau jasa yang sama. Pasal 7 Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga di bawah harga pasar, yang dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat. Pasal 8 Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain yang memuat persyaratan bahwa penerima barang dan atau jasa tidak akan menjual atau memasok kembali barang dan atau jasa yang diterimanya, dengan harga yang lebih rendah daripada harga yang telah diperjanjikan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.
Silahkan Kunjungi Artikel Kami yang lain - Jual Batu Gerinda

Contoh Pasar Oligopoli
    1. Perusahaan Yang bergerak di bidang Jaringan Selullar: Kartu telepon seluler: Esia, Indosat, Telkomsel, Axis.
    2. Perusahaan Yang bergerak dibidang Elektronik: PT. Teletama Artha Mandiri (Blackberry Indonesia), PT Toshiba, PT.Samsung Electronic Indonesia.
      3. Perusahaan Yang bergerak dibidang Otomotif: PT. Yamaha Motor Indonesia, PT.Mazda Motor Indonesia, PT.Toyota Astra Motor, PT.Nissan Motor Indonesia.
    4. Perusahaan Yang bergerak dibidang Pangan: PT.Indofood, PT Unilever, PT Ultrajaya Milk Industri,
    5. Perusahaan Yang bergerak dibidang Jasa Swalayan: PT Indomarco, PT Sumber Alfaria Trijaya (alfamart), PT Matahari Putra Prima(Hypermart), PT Hero Supermarket (Giant), PT Lotte Indonesia.

Semoga Artikel Ini Bermanfaat bagi kita semua.
READ MORE - Mari Mengenal Pasar Oligopili

Ingin Bisnis Anda Berkembang!! Ikuti Langkah ini.

Ingin Bisnis Keren!! Ikuti Tips Promosi Ini.


Berbisnis merupakan salah satu peluang untuk bisa mendapatkan keuntungan yang tidak memiliki batasan. Meskipun perlu perjuangan besar untuk membangun suatu usaha agar bisa berhasil, tapi mencapai keberhasilan adalah suatu kenikmatan yang luar biasa.

Jual Lem Fulloc - Kebanyakan pebisnis yang sukses adalah mereka yang berhasil memilih bidang bisnis karena mereka memiliki ketertarikan dalam bisnis tersebut. Mereka menikmati bidang pekerjaan tersebut. Dengan menikmati, banyak keuntungan yang akan kamu dapat.

Menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur memiliki banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Menjadi pengusaha atau entrepreneur akan membuatmu semakin kreatif. Dengan menjadi pengusaha atau entrepreneur, kamu tentu akan menghadapi kondisi persaingan  pasar. Poin ini juga merupakan modal yang tidak kalah penting untuk menunjang keberhasilan kamu dalam suatu usaha agar bisa bersaing dengan pelaku bisnis lain. Bisnis atau usaha berarti menuntut kamu untuk lebih kreatif dan  
inovatif. Memikirkan untuk mengatur strategi pasar yang penuh dengan persaingan, akan mendorong kamu untuk mencari ide - ide cemerlang yang secara tidak langsung membuat kamu menjadi semakin kreatif dan inovatif. 

Seorang entrepreneur dengan caranya sendiri menemukan jalan untuk mengkombinasikan antara kepedulian mereka terhadap isu-isu sosial, dan keinginan mereka untuk menikmati hidup yang lebih baik. Berprofesi menjadi entrepreneur akhirnya berhasil dalam mencapai mimpi yang dicita-citakan. Disertai dengan rasa ketertarikan dalam memilih bidang bisnis, maka pastinya juga akan lebih maksimal dalam menjalankannya yang akhirnya akan berdampak pada keberhasilan bisnis. 

Dalam memasarkan produk dari bisnismu, kamu akan memerlukan strategi promosi yang tepat pada sasaran. Promosi adalah salah satu hal yang paling penting dalam usaha. Dengan strategi promosi bisnis yang tepat, kamu akan meraih kesuksesan dalam bisnis. 

Promosi Bisnis

1. Gunakan Media Sosial

Promosi adalah salah satu hal yang paling penting dalam usaha. Promosi menggunakan media sosial milikmu, adalah salah satu ajang palin murah untuk urusan promosi. Kamu bisa mencoba untuk promosi di media sosial yang kamu miliki. Gunakan sosial media seperti BBM, Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan lainnya, untuk mempromosikan produkmu pada orang-orang. Dengan menggunakan media sosial, maka pendekatan yang akan Anda lakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi ‘lebih dekat’ dengan target market. Selain mereka sudah akrab dengan kehidupan kamu sehari-hari, kamu pun bisa dengan mudah memberi update kepada calon pelanggan.

2. Adakan Lomba

Bukan rahasia, bahwa perlombaan banyak diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu, menjadi salah satu penyelenggara kontes atau menjadi sponsor dalam salah satu kontes yang sedang direncanakan adalah ide strategi promosi yang baik. Dengan menampilkan logo pada kontes atau perlombaan tersebut, maka brand yang akan kamu promosikan akan dikenal oleh peserta lomba.

 3. Bagi - bagi Produk

Untuk bisa mencapai keberhasilan dalam menjalankan suatu usaha, kamu perlu perjuangan besar untuk membangun suatu usaha agar bisa berhasil, tapi peluang untuk bisa mendapatkan keuntungan yang tidak terbatas akan bisa tercapai. Salah satu strategi promosi yang cocok untuk dilakukan adalah dengan memberikan produk langsung kepada target market. Pembagian produk ini bisa diberikan secara cuma - cuma dalam bentuk sample atau tester, agar calon pelanggan kenal dulu dengan  
produkmu.

4. Mendata Pelanggan atau Target Market

Pada saat proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan kamu mendapatkan data pelanggan sesuai dengan kebutuhan kamu, sehingga akan berguna untuk strategi promosi maupun rencana perusahaan berikutnya. Jual Lem Serbaguna

5. Lakukan Kegiatan Amal atau CSR (Corporate Social Responsibility)

Salah satu strategi promosi lainnya adalah dengan menunjukkan rasa peduli terhadap isu di sekitar sambil mempromosikan brand atau  roduk teretentu yang ingin dipromosikan. Dengan kegiatan ini, brand kamu akan mendapatkan label baik dan disukai oleh masyarakat. 

Demikian informasi tentang Promosi Bisnis. 

Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca semuanya.
READ MORE - Ingin Bisnis Anda Berkembang!! Ikuti Langkah ini.
Thursday, 2 October 2014

Banyak Teori Dapat Membuat Bisnis Menjadi Gagal!!

Banyak Teori Dapat Membuat Bisnis Menjadi Gagal!!


Saya berharap sebelum anda membaca tulisan saya, pastikan terlebih dahulu bahwa kamu akan membaca artikel ini dengan tuntas, jika tidak maka kemungkinan anda akan Mengatakan bahwa isi artikel ini hanya omong kosong belaka.

Jual Lem Serbaguna - Bagi anda yang ingin memulai usaha tetapi sudah banyak membaca teori-teori bahkan mengikuti seminar-seminar orang sukses tetapi sampai hari ini anda belum juga menemui kesuksesan, saya berharap anda tidak tersinggung jika saya mengatakan anda hanya OMONG DOANG.

Dan bagi anda yang baru memulai usaha tapi masih belum mengerti teori-teorinya jangan berkecil hati, karena kebanyakan orang berhasil dalam membuat suatu usaha tanpa dasar teori yang kuat, sehingga mereka berani TAKE ACTION. Hanya saja kita harus berhati-hati karena kita juga perlu mengukur tingkat resiko sebuah usaha yang kita kerjakan.risk management


Tahukah anda bahwa ternyata tidak jarang kita melihat orang yang gagal dalam dunia usaha padahal mereka memiliki banyak teori bisnis bahkan mempelajari banyak buku tentang bisnis?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan belajar teori bisnis sampai seberapa tinggipun. Akan tetapi kita haru mengingat bahwa bisnis itu dinamis. Dia tidak statis artinya dia bergerak mengikuti hukumnya dan jamannya. Maka bisa kita pastikan banyak hal yang mungkin dulu dalam sebuah teori bisa benar tapi saat ini sudah tidak relevan.

Itulah sebabnya banyak orang yang gagal memulai sebuah usaha karena memiliki teori yang sudah lewat jamanya sementara jaman sekarang dari sisi persaingan juga sudah sangat banyak dan permintaan juga berbeda.


TAKE ACTION

Nah…jadi kegagalan pertama tersebut muncul karena teori yang dulu sudah tidak relevan dan yang kedua adalah sibuk memikirkan teori bisnis yang ada, sehingga tidak memulai usaha tersebut. Yang terjadi tetap kegagalan juga. Oleh karena itulah biasanya di Seminar-seminar selalu ditekankan Frasa ini “TAKE ACTION. Artinya setelah anda mengerti teorinya, maka lakukan sekarang juga, dan jangan hanya mengerti teori.take action peluang bisnis anda

Percuma teori sehebat apapun jika anda tidak melakukan gerakan atau langkah  sedikitpun. Teori tersebut tidak akan berguna untuk apapun.

Lalu mungkin anda bertanya “Saya jadi bingung, lalu apa yang harus saya lakukan agar saya bisa berhasil dalam usaha?” Jika anda adalah orang yang suka belajar dan suka mempraktikkan apa yang anda pelajari, maka adalah sangat baik jika kamu belajar sambil ampikasikan ilmu anda tersebut. Tetapi jika anda lebih suka “Action” dahulu baru mikir teori-teori yang bikin pusing (hehhehe…) maka lebih baik anda melakukanya dahulu.

Dan bagi anda yang Ingin memulai usaha, maka ambil tindakan dahuludeh, baru mikirnya nanti. Tapi ingat tetap ukur resikonya yah. Misal mau buka usaha Es buah, itukan sederhana, butuh gerobak dan perlengkapan membuatnya, setelah itu buahnya, es dan lain-lain.

Yang paling penting diperhitungkan tentu bukan gerobaknya, tetapi buah tersebut. Karena jika buahnya tidak habis maka apakah bisa disimpan di dalam kulkas, seberapa lama tahan di simpan dan lain-lain. Tentu saya pikir itu tidak terlalu sulit.

Semoga dengan penjelasan saya di atas, teman-teman yang mau memulai membuat sebuah usaha bisa memahami bahwa TAKE ACTION itu jauh lebih penting. Jual Lem Fulloc - Sehingga kita tidak berkutat pada hal-hal yang kita pikirkan yang terlalu luas.


SUKSES buat ANDA semua…

Kebanyakan Teori Bisnis Salah Satu Kegagalan Memulai Usaha

READ MORE - Banyak Teori Dapat Membuat Bisnis Menjadi Gagal!!
Wednesday, 1 October 2014

Bisnis Harus Dari Nol. Siapa Bilang?!

Siapa Bilang Bisnis Itu Harus Dari Nol


Seorang pebisnis senior memberi nasihat kepada orang yang bertanya kepadanya. “Mulailah bisnis dari nol. Saya juga dulu begitu dan sekarang terbukti berhasil.” Maaf, saya tidak setuju dengan ini. Kenapa? Karena akan membuang waktu dan energi yang berharga untuk memulai bisnis dari nol. Pertanyaanya, jika sudah ada jalan, mengapa harus membuat jalan baru?

Jual Lem Fulloc - Capek kan membuat jalan baru? Mungkin orang terdahulu, menuju ke suatu tempat dengan membuka jalan baru. Itu dilakukan karena belum ada jalan. Jika sudah ada, buat apa? Bahkan, orang cerdas jaman dulu pun tidak benar-benar membuka jalan baru. Banyak yang pergi ke suatu tempat melalui jalan yang sudah dibuka oleh sungai.

Prinsip mulai dari nol akan membuat kita ketinggalan. Saat orang lain sudah berjalan jauh di depan, kita masih sibuk membuka jalan. Mencoba-coba cara melakukan bisnis yang masih gelap. Kita akan menghabis waktu dan energi untuk memulai dari nol. Berbeda, jika kita tinggal mencari jalan yang sudah ada, yang searah dengan tujuan kita, maka perjalanan kita akan lebih mudah.

Artinya, carilah sistem, cara, strategi, atau panduan yang sudah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain. Jika bisnis kita berbeda, kita tinggal melakukan penyesuaian, bukan memulai dari awal. Bagaimana caranya? Kita bisa mendapatkan sistem, cara, strategi, atau panduan dengan cara belajar, melalui buku, ebook, pelatihan, kursus, seminar dan sebagainya.


“Tapi, teori sering tidak sesuai dengan praktek!”

Tentu saja dan itu pasti. Penyebabnya adalah bisnis dan kondisi Anda tidak persis sama dengan bisnis dan kondisi orang yang membuat teori tadi. Sebenarnya, teori yang sudah ada itu dibuat berdasarkan praktek. Tapi itu dulu, kondisinya berbeda dengan sekarang. Bisnis yang dijalankan pun tentu tidak benar-benar persis sama dengan punya. Dan juga, kemampuan Anda dengan orang yang membuat teori itu pasti berbeda.

Namun, meskipun teori dan praktek tidak selalu sama, tetapi jika kita sudah belajar terlebih dahulu, kita akan tahu setidaknya arah utama menuju tujuan kita. Sehingga yang perlu kita lakukan tinggal melakukan penyesuaian saja. Ini lebih mudah dan cepat daripada tidak tahu apa-apa. Teori mungkin hanya secercah cahaya, tetapi itu lebih baik dibandingkan berjalan di tengah kegelapan.

Jadi, tidak perlu dari nol. Jual Lem Serbaguna - Manfaatkan jalan yang sudah dibuat oleh orang lain. Jika Anda punya uang, gunakan untuk modal, tidak perlu modal dengkul, kecuali memang tidak punya uang. Dengan demikian, bisnis kita akan berjalan lebih cepat dibandingkan mulai dari nol. Orang lain sudah berpergian dengan menggunakan mobil. Apakah Anda akan tetap berjalan kaki?


Apa yang Anda miliki bisa menjadi modal untuk sukses.


READ MORE - Bisnis Harus Dari Nol. Siapa Bilang?!
Template oleh Jual Alat Packing - Support Jual Lakban Murah
Kami melayani penjualan di Daerah Kota #JawaBarat #Bandung #BandungBarat #Bekasi #Bogor #Ciamis #Cianjur #Cirebon #Garut #Indramayu #Karawang #Kuningan #Majalengka #Pangandaran #Purwakarta #Subang #Sukabumi #Sumedang #Banjar #Bekasi #Cimahi #Cirebon #Depok #Sukabumi #Tasikmalaya #JawaTengah #Banjarnegara #Banyumas #Batang #Blora #Boyolali #Brebes #Cilacap #Demak #Grobogan #Jepara #Karanganyar #Kebumen #Klaten #Kudus #Magelang #Pati #Pekalongan #Pemalang #Purbalingga #Purworejo #Rembang #Semarang #Sragen #Sukoharjo #Tegal #Temanggung #Wonogiri #Wonosobo #Magelang #Pekalongan #Salatiga #Semarang #Surakarta #Tegal #JawaTimur #Bangkalan #Banyuwangi #Blitar #Bojonegoro #Bondowoso #Gresik #Jember #Jombang #Kediri #Lamongan #Lumajang #Madiun #Magetan #Malang #Mojokerto #Nganjuk #Ngawi #Pacitan #Pamekasan #Pasuruan #Ponorogo #Probolinggo #Sampang #Sidoarjo #Situbondo #Sumenep #Sumenep #Tuban #Tulungagung #Batu #Blitar #Malang #Mojokerto #Pasuruan #Probolinggo #Surabaya #Jakarta #KepulauanSeribu #Jakarta #Barat #Pusat #Selatan #Timur #Utara #banten #Lebak #Pandeglang #Serang #Tangerang #Cilegon #Serang #Tangerang #TangerangSelatan #Bantul #GunungKidul #KulonProgo #Sleman #Yogyakarta #Sumatera #Aceh #BandaAceh #SumateraUtara #Medan #SumateraBarat #Padang #Riau #Pekanbaru #Jambi #SumateraSelatan #Palembang #Bengkulu #Lampung #BandarLampung #KepulauanBangkaBelitung #PangkalPinang #KepulauanRiau #TanjungPinang #Kalimatan #KalimantanBarat #Pontianak #KalimantanTengah #PalangkaRaya #KalimantanSelatan #Banjarmasin #KalimantanTimur #Samarinda #KalimantanUtara #TanjungSelor #Sulawesi #SulawesiUtara #Manado #SulawesiTengah #Palu #SulawesiSelatan #Makassar #SulawesiTenggara #Kendari #SulawesiBarat #Mamuju #Gorontalo #SundaKecil #Bali #Denpasar #NusaTenggaraTimur #Kupang #NusaTenggaraBarat #Mataram #lombok #cina #Jepang