Hasindo Utama | Distributor Grosir Jual Segala Jenis Alat Packing

Distributor Grosir Jual Segala Jenis Alat Packing dengan Harga Murah dan Berkualitas - Tali Straping - Mesin Straping - Masking Tape - Lakban - Lem Fulloc - Stretch Film - Paku Tembak - Paku Refill

Jual Tali Straping, Mesin Straping, Masking Tape, Lakban Bening, Lakban Kertas, Jual Lakban Opp Tape Murah, Lakban Masking Tape di jakarta, Plastik Wrapping, Lem Fulloc, Stretch Film, Paku Tembak, Paku Refill

December 2014
Monday, 15 December 2014

Ingin Buka Cafe Modal Pas-Pasan??!

Tips Membuka Cafe Dengan Modal Minim


Bisnis kuliner memang tidak ada habisnya, bahkan bagi Anda yang memiliki kreativitas serta inovasi, bisnis ini dapat sangat menjanjikan. Salah satu bisnis kuliner yang sedang populer saat ini adalah pembukaan café, yang berbeda dengan resoran atau rumah makan. Perlu diketahui bahwa café secara harafiah sebenarnya berarti Kopi sehingga café sangat erat dengan sebutan kedai minuman maupun kedai makanan ringan.

Jual Lakban Bening Sangat jarang ditemui ada café yang menyediakan makanan berat, dan inilah perbedaannya dengan restoran. Di negara barat maupun perkotaan besar, café juga sering menyediakan minuman beralkohol rendah. Cukup menarik bagi Anda yang masih bingung ingin berbisnis apa, namun yang masih berhubungan erat dengan dunia kuliner.

Mengapa harus café?

Semua orang pastinya menginginkan bisnis dengan modal yang serendah-rendahnya, dan ingin mendapat untung yang semaksimal mungkin. Kedua, bisnis yang dijalankan harus benar-benar tidak menguras tenaga maupun waktu yang signifikan. Inilah mengapa bisnis café lebih ringan dan membutuhkan modal minim, jika dibandingkan dengan bisnis restoran.

Salah satu faktornya adalah penyediaan menu makanan berat pada restoran yang membutuhkan biaya modal banyak serta tenaga untuk mengolahnya juga besar. Selain itu peralatan masak-memasak restoran juga harus lebih lengkap dibandingkan café. Nah, bagi Anda yang memang sudah memiliki tekad kuat untuk berwirausaha, mengapa tidak segera berbisnis café?

Namun bagi Anda yang sudah memiliki niat, namun terkendala dengan modal yang minim, ternyata masih ada banyak cara agar bisnis ini segera dibuka. Kami akan mencoba memberikan tips jitu bagi Anda yang bermodal pas-pasan namun ingin membuka bisnis café.


Tips Membuka Café Irit


1. Manfaatkan lahan yang ada

Bersyukurlah jika Anda memiliki lahan yang strategis, seperti di pinggir jalan raya maupun di tempat keramaian. Tentu lahan ini sangat besar manfaatnya untuk membuka usaha. Tidak perlu ada biaya pembelian maupun penyewaan. Namun bagi Anda yang tidak memiliki lahan strategis bukan berarti harus menyerah.

Lahan yang tidak berada di pinggir jalan raya dan pusat keramaian bisa saja dimanfaatkan, namun harus ada strategi pemasaran dan promosi yang bagus agar orang-orang mengetahui keberadaan café Anda. Jika ada modal, alternatifnya memang harus menyewa tempat baik ruko maupun lahan kosong yang dibangun. Idealnya café tidak harus besar, minimal memiliki luas 6 x 4 meter. Akan lebih baik jika lebih besar.

2. Berfokus pada satu menu

Restoran setidaknya harus memiliki lebih dari 10 menu makanan dan minuman. Namun café tidak harus memiliki banyak menu, bahkan ada café yang hanya berfokus pada satu menu kuliner. Ada banyak café waralaba terkenal yang hanya memiliki satu menu utama seperti kopi, susu, es krim dan lain-lain. Atau bahkan ada café yang didalamnya hanya menjual roti saja dan memiliki tambahan minuman ringan. Nah, disinilah minat Anda pada menu yang disukai, apakah lebih mengutamakan makanan atau minuman. Dengan sedikitnya menu justru akan mengirit modal serta tenaga pekerja yang mengolahnya.

3. Fasilitas yang murah meriah

Banyak wirausahawan yang melakukan pemborosan dalam penyediaan fasilitas pada café miliknya. Sebagai contoh adalah penyediaan fasilitas meja dan kursi yang mahal padahal belum tentu nyaman. Jika Anda amat sangat terbatas dalam hal budget, alteratifnya Anda tidak perlu menyediakan kursi pelanggan. Saat ini café “lesehan” bisa dibilang menjadi tempat yang cukup nyaman bahkan membuat pelanggan lebih santai.

Fasilitas karpet bersih ditambah meja mini yang tertata baik mungkin cukup ideal. Peralatan lain seperti gelas, piring dan sejenisnya pun tidak harus mahal. Ditambah untuk lebih memanjakan pelanggan, café wajib memiliki fasilitas sound musik sederhana seperti speaker yang tersambung dengan komputer maupun musik player biasa.

4. Maksimalkan tenaga sendiri

Sebenarnya jika Anda sudah memiliki café , artinya harus ada perekrutan karyawan. Seorang karyawan bisa sebagai pekerja utama atau hanya sekedar membantu saja. Yang pasti sebaiknya Anda bertindak sebagai pemilik sekaligus pekerja utama. Tentu lebih menghemat dibandingkan Anda harus merekrut banyak karyawan kemudian banyak menggelontorkan banyak biaya untuk menggaji mereka.


5. Strategi marketing hemat

Promosi memanfaatkan saluran radio maupun media cetak seperti koran memang baik dilakukan, namun tidak selalu efektif. Jual Lakban Kertas Ada cara pemasaran dan promosi yang lebih jitu serta gratis, yakni menggunakan internet melalui jejaring media sosial.

Situs media sosial memang bisa dimanfaatkan Anda untuk mewartakan bisnis lengkap dengan postingan foto agar calon konsumen tertarik. Selain itu manfaatkan pula berbagai aplikasi-aplikasi messenger pada perangkat Anda.
READ MORE - Ingin Buka Cafe Modal Pas-Pasan??!

Mari Mengenal Lebih Dalam Bisnis Musik

BISNIS MUSIK DI INDONESIA


Royalty & Perhitungannya

Sebelum saya menjelaskan isi judul di atas ini , maka saya mohon kepada kamu untuk berpola pikir seperti pedagang yang tidak mau merugi walau pada akhirnya adalah win to win solution tapi hak hak yang menjadi milik kamu akan kamu dapatkan berapapun besarnya nanti. So, jangan terlalu cepat ambil keputusan karena ingin cepat jadi orang tenar! Tutup mata dan telinga karena mau di kontrak oleh Label Kondang! Kalo ntar enggak happy , urusan ntar aje! ck..ck..ck....Sooooo Stupid!

Harga Dasar = Base Price
Jual Lakban Kertas - Perlu diketahui pada umunya pelaku bisnis musik di Indonesia menghitung royalty dari Harga Dasar yang istilah kerennya adalah Base Price atau PPD (Publish Price to Dealer). Perhitungan untuk mendapatkan Harga Dasar tersebut adalah sbb:

Harga Retail X (100% - Diskon yang di tentukan oleh distributor/label) = Base Price

Tidak perlu kaget kalau angka diskon tersebut akan bervariasi, masing masing label/distributor memiliki angka berbeda dengan alasan yang berbagai macam. Ada pula yang menghitung biaya Sticker PPN dan ASIRI dalam perhitungan Base Price yang menurut saya sebetulnya adalah tidak fair bagi kamu. Karena biaya atas Sticker PPN tersebut dapat mereka sertakan pada saat mereka membayar pajak. Namun angka diskon tersebut akan berkisar antara 25%-30%. Bagi saya angka yang wajar dan seharusnya di seragamkan oleh ASIRI sendiri adalah 25%. Diskon sebesar 25% tersebut adalah merupakan hak dari Agen/Wholesaler yang pada umumnya kemudian diambil oleh para retailer sebesar lebih kurang 20%. Kembali lagi pada topik Base Price, maka dengan cara perhitungan diatas dan diskon sebesar 25% maka angka Base Price Kaset dan CD yang di dapat adalah:

Kaset
Harga Retail Kaset X (100% - 25%) = Base Price

maka

Rp 18.000,- X 75% = Rp 13.500,- (Cassette Base Price)


CD
Harga Retail CD X (100% - 25%) = Base Price

maka

Rp 35.000,- X 75% = Rp 26.250,- (CD Base Price )


Royalty Artis
Dari sebuah kontrak rekaman kamu bisa mendapatkan yang namanya Royalty Artis.
Royalty ini adalah hak kamu dari kerja keras dan jasa performance yang di rekam di Master Rekaman yang kemudian digandakan dalam bentuk Kaset dan CD. Untuk media lainnya saya akan bahas pada posting selanjutnya. Persentasi atas Royalty Artis yang akan menjadi hak kamu sangat bergantung pada kemampuan kamu untuk bargain dengan pihak label/Bos Rekaman. Pada umumnya Royalti Artis akan berkisar antara 1% - 10% namun semua akan kembali bergantung kepada bargaining power kamu. Dan pada akhirnya kamu juga yang akan memutuskan untuk menerima hasil tawar menawar tersebut. Dalam hal ini saya hanya ingin mengingatkan bahwa kamu harus tahu harga yang pantas untuk jerih payah dan karya kamu tersebut. Apakah mungkin Royalty Artis bisa hingga 20% dari Base Price? saya katakan mungkin saja tapi pasti ada kompensasi dan resiko yang berbeda pula misalkan, si Artis sudah terkenal dan juga harus produksi album sendiri atau bahkan dengan produksi video pula.
Sekarang katakanlah kamu mendapatkan persentase royalty artis sebesar 5% maka berapa yang kamu dapat dari hasil penjualan per Kaset dan CD album kamu tersebut?

Untuk Kaset
Base Price Kaset X Persentase Royalty = Royalty Artis, maka

Rp 13.500 X 5% = Rp 675,- (per Kaset)


Untuk CD
Base Price CD X Persentase Royalty = Royalty Artis, maka

Rp 26.250,- X 5% = Rp 1.312,50 (per CD)


Pembayaran Royalty

Pada saat penandatangan perjanjian rekaman dengan pihak label kamu seharusnya menerima pembayaran Royalty Artis di muka (advance payment). Besarnya pembayaran tersebut sangat bergantung dari hasil bargain kamu atau kesepakatan dengan pihak label mengenai jumlah copy Kaset dan CD yang di perhitungkan untuk itu. Apabila hasil kesepakatan kamu dengan pihak label adalah 75.000 copy untuk Kaset dan 10.000 copy untuk CD, maka pembayaran Royalty Artis di muka yang kamu terima adalah:

Untuk Kaset
Royalty X Jumlah copy= Pembayaran royalty dimuka, maka

Rp 675,- X 75.000 = Rp 50.625.000,- 

dan

Untuk CD
Royalty X Jumlah copy= Pembayaran royalty dimuka, maka

Rp 1.312,50 X 10.000 = Rp 13.125.000,-


Eh ngiler! Tarik dulu tuh iler! Untuk pembayaran Royalty Artis selanjutnya atau hasil penjualan setelah angka 75.000 copy untuk Kaset dan 10.000 copy untuk CD. kamu harus membuat kesepakatan dengan pihak label untuk menentukan termin pembayaran yang harus di lakukan oleh mereka selanjutnya. Dengan catatan mereka juga harus memberikan laporan penjualan bulanan secara berkala.
Selain Royalty Artis yang mutlak adalah hak kamu dari hasil penjualan album nanti, maka sebagai sebuah grup band/penyanyi solo/grup vokal maupun seorang musisi, kamu juga memiliki hak atas Royalty Pencipta Lagu (Mechanical Rights) apabila ada terdapat lagu hasil karya cipta kamu di dalam album tersebut. Dalam hal ini kamu harus waspada pada isi perjanjian rekaman yang akan kamu tanda tangani. Umumnya mereka memusnahkan hak kamu sebagai pencipta lagu dengan cara menggabungkan pembayaran atas lagu karya cipta kamu kedalam biaya produksi yang terdapat dalam perjanjian rekaman. Bila terjadi demikian maka hak kamu sebagai pencipta lagu sudah di lecehkan, dan karya cipta kamu di bayar oleh mereka secara flat pay (sekali bayar). Sekali lagi kamu harus mengerti bahwa sebuah karya cipta itu di lindungi oleh Undang-Undang, check saja yang paling updateUU.RI No 19 Th 2002 di http://www.dgip.go.id/ . So, jangan lupa kamu daftarkan hasil hasil karya cipta kamu tersebut.

Royalty Pencipta Lagu (Mechanical Royalty).
Cara berhitung untuk royalty ini di seluruh dunia sangat beragam, ada yang pakai standar harga durasi lagu, harga standar industri, ada yang pakai standar persentase. Di Indonesia entah bagaimana (mungkin ini jasa Bpk Chandra Darusman sewaktu mendirikan YKCI) mengadopsi standar persentase sesuai standar Internasional, yakni sebesar 5,4% untuk sebuah media album rekaman terjual untuk berapapun jumlah lagu yang terdapat di dalam album tersebut. Jadi berapa harga royalty per lagu ciptaan kamu tersebut di dalam sebuah kaset?
Bila……
Base Price Kaset = Rp 13.500,-
Jumlah lagu dalam album= 10 lagu

Rumus cara menghitungnya adalah:

Base Price X Persentase
------------------------------- = Royalty per lagu
Jumlah Lagu

Maka harga per lagu ciptaan kamu adalah

Rp 13.500,- X 5,4%
---------------------------- = Rp 72,9 per lagu
10

(untuk perhitungan harga per lagu/Cd kamu hitung sendiri aja ya)


Pembayaran Royalty Pencipta Lagu
Bersyukurlah bila kamu berhadapan dengan label yang sangat menjunjung tinggi HAKI (Hak Intelektual) karena bersedia untuk membayarkan hak kamu tersebut pada saat perjanjian di tanda tangani. Maka usaha kan bahwa pembayaran dimuka tersebut sesuai dengan jumlah copy yang telah di sepakati dan di bayar penuh juga tanpa mengikat kamu dengan sebuah perusahaan penerbit (publisher). Jual Lakban Bening Apabila sebelum perjanjian rekaman kamu sudah terikat kontrak dengan sebuah publisher tentunya pembayaran yang kamu terima tidak merupakan pembayaran yang penuh karena telah dikurangi hak (control share) si Publisher tersebut. (Saya akan bahas mengenai ini pada posting berikut). Untuk pembayaran diatas angka yang telah di sepakati di perjanjian akibat aktivitas penjualan umumnya akan dijadwalkan bersamaan dengan pembayaran Royalty Artis kamu.

Berapa besar yang bisa kamu terima nanti?

Besarnya pembayaran Royalty Pencipta Lagu (RPL) yang kamu terima sangat bergantung pada jumlah lagu ciptaan kamu yang terdapat dalam album dan angka penjualan Kaset dan Cd-nya. Bagaimana bila penciptanya lebih dari satu? Saya yakin kamu termasuk manusia yang punya intelektualitas tinggi dan moral yang pas-pasan ;P (canda man!) dan kamu bisa share 50:50 dengan partner kamu. Bila masih dirasa kurang fair ya di bicarakan saja alasannya, jangan hanya diam tapi dongkol! Bagaimana membaginya bila untuk sebuah group band? Mungkin karena telah sepakat umunya ada yang bisa bagi rata! Tapi kalau lagu tersebut tercipta setelah bikin musik bersama lalu si A bikin melody-nya dan si B bikin lirik-nya, menurut saya pantasnya hak tersebut di bagi tiga bagian saja. Namun yang mendapat bagian sendiri sebaiknya tidak menuntut bagain yang sharing demi kebersamaan. Kalau mau berkhayal berapa pendapatan kamu sebagai pencipta lagu hitung saja sendiri deh angka diatas:

Royalty per lagu X jumlah lagu kamu X jumlah copy Kasetnya.= RPL

Sekali lagi, jangan sia-sia kan hak hak kamu!

READ MORE - Mari Mengenal Lebih Dalam Bisnis Musik
Saturday, 13 December 2014

Potensi Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Potensi Usaha Budidaya Ikan air Tawar


Usaha budidaya ikan air tawar semakin hari semakin menggiurkan. Menurut laporan Badan Pangan PBB, pada tahun 2021 konsumsi ikan perkapita penduduk dunia akan mencapai 19,6 kg per tahun. Meski saat ini konsumsi ikan lebih banyak dipasok oleh ikan laut, namun pada tahun 2018 produksi ikan air tawar akan menyalip produksi perikanan tangkap.

Jual Lakban Opp Tape Mengapa demikian, karena produksi perikanan tangkap akan mengalami penurunan akibat overfishing. Ikan di laut semakin sulit didapatkan. Bahkan bila tidak ada perubahan model produksi, para peneliti meramalkan pada tahun 2048 tak ada lagi ikan untuk ditangkap.

Dengan kata lain tidak akan ada lagi menu seafood di piring kita! Oleh karena itu diperlukan peningkatan produksi budidaya ikan air tawar sebagai subtitusi ikan laut. Sehingga kita bisa memberikan ruang kepada biota laut untuk berkembang biak.


Tingkat konsumsi ikan

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar merupakan pasar potensial untuk produk perikanan. Apalagi fakta saat ini menunjukkan konsumsi ikan perkapita Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan konsumsi penduduk negara berkembang lainnya.

Kalau kita menilik laporan KKP pada tahun 2011, konsumsi ikan masyarakat Indonesia hanya berada diangka 31,5 kg per tahun. Coba bandingkan dengan Malaysia yang mencapai 55,4 kg per tahun! Kabar baiknya, pertumbuhan rata-rata konsumsi ikan di Indonesia cukup tinggi 5,04 persen per tahun. Jauh diatas Malaysia yang hanya 1,26 persen per tahun.

Dengan tumbuhnya perekonomian Indonesia, kesadaran masyarakat akan konsumsi ikan semakin tinggi. Ditambah lagi dengan adanya program Gemar Makan Ikan yang dikampanyekan KKP, angka konsumsi akan terus bergerak naik.

Budidaya ikan air tawar

Dari sisi produksi, pada tahun 2011 produksi perikanan nasional mencapai 12,39 juta ton. Dari jumlah itu, produksi perikanan tangkap sebanyak 5,41 juta ton dan produksi perikanan budidaya 6,98 juta ton.

Dari total produksi perikanan budidaya, jumlah budidaya ikan dalam kolam air tawar menyumbangkan angka hingga 1,1 juta ton. Sisanya adalah budidaya tambak air payau, budidaya di laut, budidaya dalam keramba dan budidaya jaring apung.

Kenaikan produksi budidaya ikan dalam kolam air tawar cukup pesat yaitu berkisar 11 persen setiap tahun. Hal ini menujukkan ada gairah besar di masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar. Tentunya pertumbuhan produksi ini mengacu pada permintaan pasar yang terus meningkat.

Lebih dari 70 persen produksi ikan air tawar diserap oleh pasar dalam negeri. Pulau Jawa menjadi penyerap terbesar mengingat jumlah penduduknya yang padat. Apabila dilihat dari potensinya, kebutuhan untuk pulau Jawa saja masih akan terus berkembang. Mengingat konsumsi per kapita ikan di Jawa masih di bawah konsumsi per kapita di luar Jawa.


Jenis paling populer

Produksi budidaya ikan air tawar dalam kolam didominasi oleh ikan mas, lele, patin, nila dan gurame. Lima jenis ikan tersebut menyumbang lebih dari 80 persen dari total produksi. Berikut sekilas profil ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.

a. Ikan mas
Ikan mas (Cyprinus carpio) dipercaya datang ke Indonesia dari Eropa dan Tiongkok. Ikan ini berkembang menjadi ikan budidaya paling penting. Pada tahun 1860-an masyarakat di Ciamis, Jawa Barat, telah mempraktekkan pemijahan ikan mas dengan penggunakan kakaban ijuk. Praktek seperti ini masih diadopsi para peternak ikan hingga saat ini.
Ikan mas cocok dikembangkan di lingkungan tropis seperti Indonesia. Suhu ideal bagi pertumbuhannya antara 23-30 derajat celcius. Ikan ini bisa dibudidayakan dalam kolam tanah, kolam air deras dan jaring terapung. Secara total proses budidaya hingga ukuran siap konsumsi memerlukan waktu 4-5 bulan.

b. Ikan lele
Ikan lele (Clarias sp.) merupakan jenis ikan air tawar yang cukup populer. Ikan ini disukai karena dagingnya lunak, durinya sedikit dan harganya murah. Peternak pun menyukai ikan ini karena perawatannya mudah dan cepat besar. Jenis ikan lele cukup banyak. Namun hanya terdapat tiga jenis yang umum dibudidayakan di Indonesia.

Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang efesien untuk dibudidayakan. Rasio pakan menjadi daging ikan lele bisa mencapai 1:1. Artinya setiap pemberian pakan sebanyak 1 kg akan dihasilkan 1 kg peretambahan berat lele. Untuk mengetahui lebih detail mengenai cara budidayanya, silahkan baca panduan lengkap budidaya ikan lele.

c. Ikan patin
Di Indonesia terdapat 14 spesies ikan patin, namun yang dibudidayakan secara luas adalah patin asal Thailand yaitu Pangasius hypothalamus. Saat ini kebutuhan ikan patin budidaya terus meningkat. Bahkan, Indonesia masih mendatangkan ikan patin dari Vietnam untuk konsumsi dalam negeri.
Patin bisa dibesarkan dengan kepadatan 20-30 ekor per meter kubik. Tidak ada patokan ukuran ikan patin siap konsumsi. Sangat tergantung selera pasar masing-masing daerah. Biasanya para pembudidaya membesarkan ikan patin selama 6 bulan. Khusus untuk pasar ekspor ukurannya lebih besar lagi.

d. Ikan nila
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah dipelihara dan gangguan penyakitnya tidak begitu banyak. Pembibitan nila cukup mudah. Dari sepasang indukan bisa dihasilkan 250-1000 butir telur. Waktu persiapan dari telur hingga menjadi benih berukuran 5-8 cm diperlukan waktu 60 hari. Jual Lakban Masking Tape

Nila merupakan jenis ikan air tawar yang pertumbuhannya cepat. Jenis nila unggul pertumbuhannya bisa mencapai 4,1 gram per hari. Pertumbuhan ikan jantan lebih pesat dibanding ikan betina. Dibutuhkan waktu 4-6 bulan untuk membesarkan ikan nila hingga ukuran siap konsumsi. Untuk bacaan lebih lanjut silahkan lihat panduan dasar budidaya ikan nila.

e. Ikan gurame
Di negara lain, Ikan gurame (Osphronemus goramy) biasanya dipelihara dalam akuarium sebagai ikan hias. Namun di Asia Tenggara dan Asia Tengah, ikan ini merupakan ikan konsumsi yang disukai.

Di daerah Cianjur, Jawa Barat ikan gurame biasa dibesarkan sampai ukuran 3-4 kg. Mereka membudidayakannya di kolam-kolam pekarangan. Namun proses pembesaran seperti itu tidak ekonomis kalau dilakukan secara intensif. Pada umumnya ikan gurame dibesarkan hingga ukuran 0,5-1 kg per ekor.
READ MORE - Potensi Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Bisnis Waralaba Makanan Menjanjikan Gak Sih?

Bisnis Waralaba Makanan Menjanjikan Gak Sih?


Bisnis model waralaba kini menjadi populer dalam dunia bisnis di Indonesia. Tidak sedikit munculnya para pengusaha muda yang membangun sebuah bisnis model waralaba, dimana dia telah mengambil pelajaran dari para waralaba dunia yang terkenal seperti McDonald, KFC, Pizza Hurt, dan yang lainnya. Hampir waralaba lokal adalah usaha dalam bidang makanan. Nah, jika Anda berminat dan tertarik untuk menjalankan usaha waralaba dalam bidang makanan maka simaklah artikel ini yang akan membahas tentang bisnis waralaba makanan sampai tuntas.

Jual Lakban Opp Tape Waralaba makanan memang menjadi prospek yang tinggi dan menjanjikan. Hal ini seperti yang kita tahu bersama bahwa makanan merupakan kebutuhan pokok setiap orang yang harus dipenuhi. Sebagian besar orang Indonesia ketika mencari makanan apapun itu, lebih melihat pada brand (nama merk) dari makanan tersebut. Hal ini bukan seolah-olah karena gengsi, namun terkadang juga ada sedikit rasa gengsi sih sebenarnya melainkan melihat pada sisi kebersihan dalam pengemasannya sehingga terjamin akan keamanan makanan tersebut.

Contoh Bisnis Waralaba Makanan


Di sini kami telah mempunyai Contoh bisnis waralaba makanan yang sudah memiliki nama di Indonesia diantaranya yaitu ada Mie ayam grobakan, arumanis rainbow, BALCON (Bebek Ayam Lele Corner), bobby’s steak, kunch2hottahu, pizza rakyat, batagor jepang takashi mura, Mr.Tacos, Donnat kentang P-DO, ayam abiss, ayam dan bebek kremess kriuk, dokat/donat bakar, Pisang pasir kremes, martabak mini Afrika waka waka, lucky crepes, crepes &burger umiku, iga bakar jogja, mie ayam solo kinasih, sop durian, sate klopo asia, bakso kaget kaget, Bakso pentok kojet, bakmi gila, aladine kebab, oto bento, dan masih banyak lagi usaha waralaba makanan di indonesia yang sudah mempunyai nama dan dikenal masyarakat.

Nah kita akan ambil beberapa jenis makanan tersebut untuk kita bahas bersama di sini. Salah satunya yaitu ada usaha waralaba mie ayam grobakan. Seperti yang kita tahu, mie ayam merupakan jenis makanan yang sudah lama dikenal banyak orang di Indonesia. Dengan harga jual mie ayam setiap porsinya yang terjangkau dapat berpotensi besar untuk menjadikan sebuah bisnis. Usaha waralaba makanan mie ayam grobakan ini telah lama berdiri, tepatnya sejak 2010 dan kini mempunyai ratusan waralaba atau cabang hampir seluruh Indonesia. Nah, jika Anda berminat dengan bisnis waralaba ini maka Anda bisa mencobanya.


Bisnis Waralaba Makanan Asli Indonesia

Selain mie ayam, ada tahu kress sebagai bisnis waralaba makanan khas Indonesia. Ketika Anda memakan tahu dengan dibalut tepung dan digoreng adalah hal biasa, maka pengusaha tahu kress ini memiliki inovasi baru yaitu menambahkannya dengan rasa dan bentuk yang unik sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Menjalankan usaha waralaba tahu kress ini menjadi peluang yang besar karena masyarakat sudah mengenal bahan utama dari makanan yang dibilang ringan ini (camilan).

Mendengar namanya saja, yaitu tahu yang merupakan makanan tradisonal di Indonesia yang mana pasti tidak mungkin ada orang yang tidak kenal apa itu tahu. Jenis makanan ringan ini bisa dikonsumsi untuk semua kalangan, baik kalangan atas, menengah, maupun kalangan bawah serta dari berapapun usia mulai yang tua hingga anak-anak. Jual Lakban Masking Tape

Nah, itulah beberapa jenis makanan yang bisa menjadi referensi untuk dijadikan sebuah bisnis waralaba makanan. Penting untuk diperhatikan ketika memilih perusahaan waralaba untuk usaha usaha waralaba Anda adalah pilih yang sudah memiliki pengalaman dalam usaha atau bisnis yang dia jalankan, yang paling tidak memiliki pengalaman 2 hingga 3 tahun. Anda bisa mencari informasi dari internet atau langsung meminta ke perusahaan waralaba yang bersangkutan terkait dengan usaha waralaba yang nantinya akan Anda jalankan.
READ MORE - Bisnis Waralaba Makanan Menjanjikan Gak Sih?
Wednesday, 3 December 2014

Bisnis Masa Depan Menurut Remaja Korea Selatan

Apasih Bisnis Masa Depan Menurut Kalangan Korea Selatan?!

Salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Jepang dan Korea Selatan adalah adanya kalangan pengusaha yang mampu menemukan ide-ide bisnis yang prospektif. Peluang bisnis yang menjanjikan tersebut mereka garap dengan tekun dan penuh tanggungjawab. 

Jual Lakban Kertas - Banyak pengusaha besar sukses karena memang sudah memiliki dasar pengetahuan. Sekolah-sekolah di kedua negara tersebut memang mengajarkan dasar-dasar berbisnis. Seperti yang terjadi belum lama ini. Untuk memperingati 50 tahun normalisasi hubungan Jepang dan Korea Selatan, pelajar dari kedua negara tersebut berkumpul untuk membahas peluang bisnis yang bisa dijalankan di masa depan.

Mengutip dari suatu acara NHK. 

Acara tersebut merupakan bagian dari pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ekonomi Jepang-Korea. Sebuah hotel di Seoul, Korea Selatan, menjadi tempat penyelenggaran acara tersebut. Dalam kegiatan tersebut, 40 siswa perwakilan dari Jepang dan Korea Selatan masing-masing dibagi dalam 8 kelompok. Mereka mengutarakan ide-ide bisnis baru, dengan syarat proyek bisnis tersebut memungkinkan bisa dilakukan di kedua negara pada masa yang akan datang. 

Sebelumnya, para siswa tersebut mendapat masukan dari seminar investasi. Setelah itu kemudian mereka menjadi obyek dengan menjelaskan usulan mereka dihadapan calon investor. Beberapa presentasi mengangkat tema manula dari ke 2 negara. Satu kelompok mengusulkan sebuah layanan untuk mencegah orang tua yang hidup sendiri dari meninggal dunia tanpa ada pengawasan. Hal tersebut dilakukan dengan cara memberikan sinyal peringatan kepada rumah sakit ketika diduga terjadi perubahan kondisi tiba-tiba pada kesehatan subjek.Kelompok lain mengusulkan ide perjalanan ke luar negeri bagi para manula.

Coba anda simak artikel kami yang lain di - Jual Lakban Bening.


Para calon investor menilai unsur-unsur potensial dan elemen lainnya dari ide siswa sebagai  bahan pertimbangan, apakah akan berinvestasi di dalamnya atau tidak. Seorang siswi dari Jepang mengatakan, dalam diskusinya dengan siswa Korea Selatan memungkinkan untuk belajar banyak hal tentang Negeri Singseng. Diskusi dengan warga Korea Selatan adalah hal yang penting tambahnya. Seorang siswa Korea Selatan mengatakan, negaranya memiliki masalah sosial yang sama, dan  harus diselesaikan bersama. Dia menambahkan suatu saat nanti ingin berbisnis dengan teman-teman dari Japan.

Apapun itu usaha kita tetap semangat dan tetaplah bersyukur akan karunia-Nya
READ MORE - Bisnis Masa Depan Menurut Remaja Korea Selatan

Prospek Bisnis Yang Bagus Untuk Masa Depan

Bisnis sebagai Investasi di Masa Depan

Jual Lakban Bening. Sejatinya setiap orang pasti ingin sukses dan ingin memiliki usaha atau bisnis yang bertahan sebagai Investasi masa depan. Bisnis atau usaha hendaklah kita lakukan secara totalitas dan penuh kefokusan. Tidak sedikit orang yang gagal dalam berbisnis karena tidak fokus dan kurang  totalitas, oleh karena itu jika kita menjalankan sebuah bisnis yang paling utama  kita lakukan adalah niat untuk dan kesungguhan barulah kemudain kefokusan. Pada kesempatan kali ini saya sangat tertarik untuk menulis sebuah artikel tentang '' Prospek bisnis yang bagus untuk masa depan''

Bisnis yang Sangat Menjanjikan Untuk Investasi Masa Depan

1. Kuliner

Tidak diragukan lagi bahwa bisnis yang tidak akan ada mati-matinya adalah bisnis kuliner. Setiap waktu, setiap saat semua orang pasti membutuhkan makan, oleh karena itu jika usaha atau bisnis kuliner ini benar-benar ditekuni, maka akan memberi dampak baik untuk Investasi masa depan Anda

2. Percetakan

Kenapa bisnis  Percetakan? Salah satu bisnis yang selalu dicari oleh banyak konsumen adalah bisnis percetakan. Coba Anda bayangkan berapa banyak setiap hari orang yang mencari jasa percetakan mulai dari cetak undangan, cetak atau sablon kaos, cetak Foto dsb. Jika bisnis ini benar-benar ditekuni dan penuh dengan kefokusan, maka akan memberi kan nilai Investasi sehingga kedepanya kehidupan Anda
akan lebih baik.

3. Pakaian

Sama hal nya makanan, pakainan juga menjadi suatu hal pokok yang selalu dibutuhkan oleh orang Bisnis pakain sangat memiliki peluang besar, apa lagi di era trendi seperti sekarang ini, dimana orang-orang selalu mencari pakian baru dan modelis.

4. Sembako

Sembako adalah kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi setiap orang, Jual Lakban Kertas - oleh Karena itu bisnis atau usaha sembako ini sangat berpotensi dan nilai kesuksesan nya sangat besar.

Tetap semangat dan sukses selalu
READ MORE - Prospek Bisnis Yang Bagus Untuk Masa Depan

USAHA YANG SEHAT

Membangun Suatu Usaha Yang Sehat


Dalam perjalanan hidup kita, kadang kita tidak menyadari bahwa pertanyaan diatas seharusnya kita tanyakan dalam diri kita sepanjang perjalanan waktu. Sehat tidak saja berbicara tentang tubuh kita, tapi sehat bisa berarti banyak dalam hidup ini. Sehat keluarga kita, sehat lingkungan kita, sehat persahabatan kita, sehat hubungan atasan bawahan, dan tentu juga sehat usaha kita sebagai mesin pencetak  uang yang membiayai kehidupan kita. Mari kita fokus pada kesehatan usaha kita.

Jual Lakban Bening - Beberapa catatan soal kesehatan usaha yang perlu anda kantongi dalam perjalanan usaha anda. antara lain:

1. Langkah pertama

Pastikan bahwa anda sehat dalam memulai usaha anda apabila anda adalah pemula. Bagi anda yang sudah dalam perjalanan usaha, pastikan bahwa dalam mengevaluasi usaha anda saat ini anda dalam keadaaan sehat untuk mengevaluasi. Berdiam diri yang nyaman dalam keadaan yang nyaman untuk mendapatkan evaluasi dari dalam hati anda, untuk mampu bertanya dalam hati anda pertanyaan ini: dalam keadaan sehatkah saya untuk siap melakukan evaluasi kesehatan usaha saya? Tepatkah saat ini bagi saya merenungkan kesehatan usaha saya? Mencari saat yang sehat untuk melakukan evaluasi juga merupakan suatu kebaikan dalam melakukan pertimbangan-pertimbangan strategis. Untuk itu, anda perlu menyediakan waktu yang tepat dan dalam keadaan yang sehat sebelum lebih jauh meninjau kesehatan usaha anda.

2. Langkah kedua

Meninjau kembali kekuatan keuangan anda. Siapkah anda memulai usaha dengan kekuatan yang ada? Siapkah anda untuk melanjutkan usaha atau ekspansi usaha dengan kekuatan saat ini? Apa saja yang menjadi kekuatan, dan apa saja yang menjadi kendala dalam memulai atau menjalankan usaha? Mampukah anda untuk mengatasi masalah keuangan anda? Mampukah anda mencari solusi kebutuhan keuangan yang dibutuhkan usaha anda? Beranikah anda mencari kekuatan lain untuk mendukung anda  memulai usaha? Beranikah anda. Melakukan terobosan baru mencari kekuatan lain untuk menopang jalannya usaha anda?

3. Langkah Ketiga

Apabila anda sudah memiliki nyali atau semangat mencari pendukung atau penopang kekuatan keuangan anda, catatlah dalam buku kerja anda, beberapa alternatif solusi keuangan anda untuk anda tindak-lanjuti kemudian. Catatlah semua alternatif yang ada dikepala anda, apakah sumbernya dari keluarga anda, atau sumbernya dari sahabat anda, rekan kerja anda, atau mungkin menjual asset yang kurang produktif, mencari partner pendukung usaha, atau mulai memikirkan bantuan pembiayaan usaha dari bank yang cocok untuk membiayai usaha anda. Perhatikan bahwa anda harus minimal telah menjalani usaha anda minimal 2 tahun untuk dapat memenuhi persyaratan bank.

4. Langkah keempat

Perhatikan dengan seksama siapa resources (sumber daya manusia) anda yang sangat menguntungkan anda, sedang_sedang saja tapi sangat anda perlukan, Atau siapa saja yang tidak menguntungkan buat usaha anda. Mengelola karyawan bukanlah hal sepeleh. Coba anda renungkan, berapa banyak waktu anda tersita untuk mengajarkan mereka, membantu mereka menyelesaikan pekerjaan mereka, dan berapa banyak waktu abis untuk kadang-kadang 'meluapkan emosi' anda karena tidak berjalan sesuai keinginan atau harapan anda. Berapa sering mereka mengecewakan anda, merugikan anda, dan menjengkelkan anda. Renungkan pula betapa baiknya mereka mendukung anda, menyenangkan anda karena keberhasilan mereka mengerjakan yang anda tugaskan, betapa setianya mereka di sisi anda pada saat anda berhasil maupun pada saat anda kurang berhasil. Semuanya perlu anda kaji dengan sehat supaya anda tidak salah mengambil keputusan bahwa satu atau dua dari bagian keluarga usaha anda merasakan sakit hati karena anda salah menilai kebaikan dan ketulusan mereka bekerja untuk anda.

5. Langkah kelima

Simaklah dengan seksama jenis usaha yang sedang berjalan saat ini. Apakah ini merupakan jenis usaha yang cocok dengan hati nurani, dengan kemampuan anda, dengan perkembangan usaha saat ini, dengan kemajuan teknologi, dengan besarnya jaringan bisnis anda maupun potensi jaringan yang ada, yang mampu mendukung usaha anda kedepan, dan masih banyak lagi pertimbangan lain. Kalau memang sesuai dan anda katakan yes!, maka ini pertanda baik untuk melanjutkan usaha anda. Apabila anda melihat begitu banyak No dalam mempertanyakan hal-hal yang dimaksud diatas, maka anda perlu merancang strategi yang cocok untuk mencari solusi terbaik, atau bahkan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan usaha jenis ini apabila terlalu banyak No dibanding Yes-nya. Namun No bukan berarti the end of the world. Keahlian dan kepinteran dan kesabaran anda juga bisa menjadi tantangan dalam mengelola kelangsungan usaha anda.

Dengan melakukan kelima renungan diatas, maka andalah yang paling paham 'what's next' nya, apa yang harus anda lakukan untuk menyehatkan usaha anda. Apabila anda merasa kesehatan usaha anda ada dalam kategori sehat, maka anda perlu mengantisipasi dan menjaga kesehatan usaha anda. Tapi apabila anda merasa perlu berolah raga teratur dan makan makanan yg sehat untuk usaha anda, maka lakukanlah disiplin input dan output yang terbaik bagi usaha anda. Jual Lakban Kertas 

Tetap sehat dan sukses selalu.

READ MORE - USAHA YANG SEHAT
Tuesday, 2 December 2014

Pengusaha Muda dengan Bisnis Modal Kecil, Sangat Inspiratif !!!

Kisah Yang Sangat Memberikan Kita Inspiratif


Jual Batu Gerinda ~ Kesuksesan bisa di raih oleh siapa saja, bukan hanya laki - laki, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan. Bukan hanya para orangtua yang katanya lebih berpengalaman orang muda juga berkesempatan untuk sukses lebih dini seperti yang terjadi pada rekan kita Andi Yusuf Wibowo.


Andi Yusuf, kini berusia sekitar 23 tahun. Pemuda yang lahir pada tanggal 9 september 1991 silam, ternyata mampu meraih kesuksesan lebih cepat di bandingkan kebanyakan orang lain. Di usianya yang masih terbilang muda, pria kelahiran Ponorogo ini mampu menjadi pengusaha sukses dengan omzet ratusan juta rupiah perbulan dari peluang usaha Tikar yang telah ia jalani sejak tahun 2012. Lalu seperti apa kisah pemuda sukses ini?

Andi Yusuf hanyalah seorang lulusan STM swasta yang merupakan anak sulung dari sepasang suami istri yang tidak kaya. Berasal dari keluarga yang biasa - biasa saja membuat pemuda ini nekad merantau ke Jakarta. Dengan hanya bermodalkan ijazah STM dan uang seadanya, ia kemudian mencoba peruntungannya di kota metropolitan di Jakarta. Sesampainya di Jakarta, beliau kemudian tinggal di sebuah kontrakan kecil di Jakarta Timur.

Harapan untuk sukses di kota Jakarta memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum ia sukses, ia pernah bekerja sebagai buruh pabrik kayu. 2 Bulan bekerja di pabrik tersebut, beliau kemudian menjadi penjaga warnet dengan hasil bulanan sekitar Rp. 700.000,- / bulan. Dengan gaji sekecil itu tentu sangat kurang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di Jakarta. Ia berpikir keras, peluang usaha apakah yang sekiranya dapat ia jadikan usaha sampingan agar ia bisa sukses.

Satu fakta yang ia sadari adalah Andi memiliki kemampuan menggambar. Ia menyadari bahwa potensi yang di milikinya adalah dalam hal grafis atau menggambar. Dari sini timbul ide untuk menjalankan usaha Tikar. Setelah melakukan survey pasar, Ahmad menyimpulkan bahwa usaha Pengrajin Tikar Gambar. Ia menyimpulkan bahwa usaha pembuatan Tikar Bambu masih memiliki potensi yang sangat besar untuk di jalankan karena banyaknya peminat terlebih para keluarga yang gemar mengoleksi Tikar untuk acara dirumah. Dari sinilah kemudian cerita suksesnya bermula.

Tikar hasil kreasinya kemudian ia pasarkan kepada teman - temannya melalui lewat jejaring sosial atau selebaran. Setelah beberapa menjalankan bisnis ini, ia tak luput dari halangan dan rintangan. Tepatnya pada tahun 2012, di tahun pertamanya menjalankan bisnis kaos, ia rupanya mengalami kerugian besar karena uangnya di curi oleh salah satu sahabatnya sendiri, terlebih produk yang di hasilkan kurang laku di pasaran lantaran masih kalah dengan produk yang sudah lebih dahulu terkenal. 

Kegagalan bukan berarti berakhir. Andi YUsuf tahu itu, ia tetap saja berusaha dan tak kenal menyerah. Berbekal dari pengalaman, ia kemudian berinovasi untuk membuat TIkar dengan desain lebih modern, simple dan mengikuti trend perkembangan jaman saat ini. 

Titik terang usahanya mulai kelihatan pada tahun  2013,Produk Tikar yang ia hasilkan mulai di kenal orang dan permintaan juga mulai membanjir. Dengan beragam desain dan tampilan yang moedern.

RAHASIA BISNIS 

Apa yang dapat kita simpulkan dari cerita di atas?
Kesuksesan Andi Yusuf dapat ia raih setidaknya karena beberapa hal diantaranya adalah :

1. Pintar melihat peluang
kemampuan untuk membaca peluang merupakan karakteristik seorang pengusaha. Seorang pengusaha yang sukses pastilah memiliki kemampuan untuk membaca peluang pasar kemudian mencoba untuk memanfaatkan peluang usaha tersebut. 

2. Berani
Dengan hanya bermodalkan uang Rp, 2 juta hasil kerja di warnet, Ia berani mencoba menjalankan bisnis dengan resiko ia harus kehilangan uang tabungannya selama setahun.

3. Membaca diri
Anda harus tahu apa potensi anda. Kita tentu memiliki kekurangan, namun di sisi lain kita juga memiliki kelebihan, bakat dan potensi yang dapat kita latih untuk menghasilkan kesuksesan. Sayangnya, banyak sekali pemuda yang tidak mengetahui apa bakat terpendamnya, lebih parah lagi meskipun mereka tahu, mereka tidak mau berusaha untuk memanfaatkan bakar yang ia miliki utuk menghasilkan uang.

4. Pantang menyerah
Meskipun pernah rugi besar karena tidak laku dan pencurian yang di lakukan temannya. Ternyata tidak menyurutkan langkah Andi Yusuf, bukannya mundur namun menjadi bahan untuk tafakur. Dari kegagalan pasti ada hikmah yang apa bila kita dapat menyikapinya dengan benar akan menjadi salah satu kekuatan yang besar. 

Judul Batu Grinda Murah - Semoga saja kita semua di jadikan sebagai pribadi pribadi muda yang sukses, pemuda - pemuda yang kuat dan kreatif agar kita dipantaskan oleh Tuhan semesta alam menjadi seorang pemuda yang kaya dan bermanfaat, 

Terima kasih telah mengunjungi artikel kami.

READ MORE - Pengusaha Muda dengan Bisnis Modal Kecil, Sangat Inspiratif !!!
Monday, 1 December 2014

Bicara Tentang Bisnis, Spekulasi, dan Investasi

HATI-HATI !!! Bedakan antara Bisnis, Spekulasi, dan Investasi !!

“Punya uang 100 juta, pengen return 10 juta/bulan, enaknya bisnis apa ya ?”
“Hanya dengan Investasi 30 juta, dapatkan keuntungan 6 juta/bulan melalui bisnis cappuccino cingcau ini !”

Jual Batu Gerinda Kinik.Pertanyaan dan pernyataan tersebut seringkali kita lihat di Media Sosial, atau kadang di banner2 bisnis franchise abal-abal. Semenjak naiknya tingkat penghasilan rata2 (GDP) masyarakat di Indonesia, orang memang memegang uang lebih banyak, dan mulai ingin melakukan investasi dan memiliki aset. Hal ini tentunya sangat baik, namun kita mesti lebih berhati2, karena di masa transisi seperti inilah para serigala licik mencium “bau uang” dan sebisa mungkin ingin memanfaatkan kesempatan yang ada. 



Saya yakin di sini banyak orang yang sudah mengerti tentang bedanya bisnis, spekulasi, dan investasi. Bahkan banyak di antara teman2 sekalian sudah jadi investor kawakan, dan yang ingin saya bahas di sini bukanlah pendalaman tentang dunia investasi itu sendiri, karena saya sendiri pun jauh lebih mengerti seluk beluk bisnis daripada investasi. Yang ingin saya bahas di sini adalah bagaimana kita mesti berhati2 dalam membedakan mana yang bisnis, mana yang spekulasi, dan mana yang investasi.

Saat Anda bertanya “Punya uang 100 juta, pengen return 10 juta/bulan, enaknya bisnis apa ya ?”, to be honest sebaiknya Anda janganlah membuka bisnis. Bisnis sifatnya tidak seperti itu, bisnis bukanlah bicara tentang kepastian. Dan bisnis2 yang menjanjikan kepastian, biasanya hanya bisnis ngibul, atau bisnis yang belum matang konsepnya (asal coret2 di atas kertas dan SECARA TEORI akan menguntungkan) alias masih bersifat spekulatif. Dan perlu saya TEGASKAN di sini, bahwa bisnis2 seperti ini hampir tidak pernah berhasil, bahkan (Alm) Ayah saya habis bisnis utamanya karena tergiur oleh bisnis2 yang bersifat spekulatif seperti ini. 

Dan bisnis2 tipe ini, biasanya menjanjikan angin surga yang luar biasa, dengan return yang tidak masuk akal, dan biasa korbannya adalah orang2 yang tidak punya banyak pengalaman dalam hal bisnis di bidang tersebut. Yes, ini biasa disebut spekulasi, yang dibungkus dengan embel2 “bisnis”. Mengapa disebut spekulasi ? Tentunya, karena iming2nya biasanya berjumlah besar, namun resikonya pun besar sekali, dan biasanya resikonya tersebut ditutup2i dengan iming2 manis sehingga kebanyakan orang tergiur.

Ciri2nya ? Gampang, pastinya isinya angin surga, dan orang yang menawarkan biasanya juga penuh dengan antusias bahwa bisnis ini sudah ada marketnya, hanya tinggal disuntik dana PASTI langsung jalan. Bidangnya bisa berupa apa saja, namun yang paling sering biasanya berkaitan dengan hasil bumi, baik itu pertambangan, perkebunan, ataupun hasil2 bumi lainnya. 

Apakah bisnis2 spekulasi ini pasti selalu gagal ? Tidak juga, tentu ada saja yang berhasil. Namun tentunya persentasenya kecil sekali. So, bila masih ingin tetap invest di bisnis2 tipe ini, pelajari dulu dengan baik data yang ada, pastikan Anda at least mengerti detail bidang yang dijalankan, lihatlah dulu kondisi lapangannya seperti apa, dan siapkan hati bahwa uang tersebut besar kemungkinannya akan hilang (siap akan resiko yang dihadapi).
Sebagai tambahan, Anda juga mesti berhati2, karena bisnis tipe ini sering juga dikemas layaknya investasi dengan tingkat return yang pasti (serta cukup besar). Dan hasilnya, tentunya, seringkali terjadi dana macet di tengah2.

Bagaimana dengan investasi yang asli ? Investasi yang sesungguhnya, sebenarnya resikonya jauh lebih terukur. Namanya investasi, tentunya selalu ada resikonya. Namun resiko tersebut sifatnya lebih terukur, dan tingkat return-nya pun lebih kecil dan bertahap. Ada kalanya returnnya cukup tinggi, namun itu hanya terjadi pada situasi luar biasa. Mengenai Investasi ini, saya tidak akan bicara terlalu banyak, karena memang bukan bidang keahlian saya. 

Bagaimana dengan bisnis itu sendiri ? 

Nah, inilah point menariknya. Bisnis sifatnya berbeda. Bisnis tidak hanya melulu bicara soal uang. Bisnis adalah sesuatu yang tidak berbentuk, seperti layaknya air. Dalam bisnis, kita tidak bisa mengukur resikonya secara pasti, namun kita bisa mengelola resiko tersebut dengan sebaik mungkin. Yup, dalam bisnis, resiko yang dikelola dengan baik bahkan bisa jadi peluang yang bagus. 

Tahun 2008, dengan modal seadanya (hanya 350rb rupiah + modal kepercayaan), saya membuat konsep “Online Coffee Outlet” di salah satu Media Sosial dengan nama Sarang Kopi. Saat itu, beberapa teman saya bilang “Mana laku jualan kopi via kaskus ?”. Dan buktinya, dengan konsep yang baik dan pengelolaan yang benar, dalam 2 tahun, bisnis online coffee outlet tersebut sukses menjadi bisnis dengan omzet 60 jutaan per bulan di tahun 2010, sebelum akhirnya saya berikan bisnis tersebut ke teman saya karena saya sudah berkomitmen untuk membangun Brand Esprecielo menjadi World Brand yang besar dan hebat.

Dan di pertengahan tahun 2010 tersebut, saya pun melakukan langkah “gila” yang penuh resiko. Bisnis Sarang Kopi yang sudah jalan dan menghasilkan passive income cukup besar untuk saya, saya berikan secara cuma2 ke teman saya, sedangkan saya sendiri hanya melanjutkan menjadi penyalur (alias menjadi distributor) dari barang2 yang saya jual tersebut. Alhasil penghasilan saya hanya sekitar tinggal separuhnya, padahal saat itu keadaan ekonomi keluarga kami sedang sangat sulit, rumah keluarga saya sedang terancam disita bank karena besarnya hutang Almarhum Papa saya pada saat itu (efek ditipu oleh teman sendiri)

Namun sekali lagi, resiko yang besar tersebut saya kelola menjadi peluang yang lebih besar. Esprecielo, yang dimulai dari garasi rumah partner saya, dengan investasi hanya puluhan juta rupiah dan omzet awal hanya 9juta/bulan, kini telah menjadi bisnis dengan omzet 1.5 M / bulan, dan sedang dikembangkan terus agar bisa menjadi ratusan bahkan ribuan kali lipat dari pencapaiaan yang ada saat ini. Itu adalah keputusan yang berat, dengan resiko yang sangat berat. Namun ingat, bisnis adalah tentang bagaimana kita mengelola resiko menjadi PELUANG. 

Di contoh 2 momen yang pernah saya alami tersebut, bila saja saya tidak berani dalam mengambil resiko, tentunya hidup saya saat ini masih begini2 saja. Yes, resiko memang selalu ada, namun dalam bisnis, kita bisa mengelolanya. Dan jangan lupa, saat kita mengambil resiko tersebut, kita mesti memiliki goal dan dreams yang tepat terlebih dahulu. Matangkan dulu konsepnya, pelajari dulu marketnya, barulah kita ACTION. Dan sekali ACTION, lakukan terus tanpa rasa ragu atau gentar, hajar sebisanya dengan segala usaha dan upaya, serta lakukan yang terbaik. 

So, bisnis sekecil apapun, bisa menjadi bisnis raksasa dan korporasi bila dikelola dengan baik. Sebaliknya, bisnis sebesar apapun, bisa saja runtuh bila pengelolaannya salah dan manajemennya tidak mampu beradaptasi. Karena itu, bagi Anda yang sekedar ingin “penghasilan tambahan”, berdagang mungkin lebih tepat untuk Anda. Karena dalam bisnis, kita tidak hanya memikirkan “jual dan beli”.

Bisnis mesti dikelola dengan mental yang siap, dan mindset yang tepat. Jual Batu Gerinda Kinik Murah. Banyak sekali faktor yang menentukan apakah bisnis tersebut akan berhasil / tidak, dan sayangnya, tidak ada rumus pastinya. Namun yang pasti, saat Anda ingin memulai bisnis,tetapkan dulu tujuan (goal) Anda, persiapkanlah segalanya sebaik mungkin, dan pahamilah resiko2 yang ada, sehingga Anda bisa mengelola resiko tersebut dengan baik, dan menjadikannya sebagai PELUANG.

Salam Sukses untuk kita semua !


READ MORE - Bicara Tentang Bisnis, Spekulasi, dan Investasi
Template oleh Jual Alat Packing - Support Jual Lakban Murah
Kami melayani penjualan di Daerah Kota #JawaBarat #Bandung #BandungBarat #Bekasi #Bogor #Ciamis #Cianjur #Cirebon #Garut #Indramayu #Karawang #Kuningan #Majalengka #Pangandaran #Purwakarta #Subang #Sukabumi #Sumedang #Banjar #Bekasi #Cimahi #Cirebon #Depok #Sukabumi #Tasikmalaya #JawaTengah #Banjarnegara #Banyumas #Batang #Blora #Boyolali #Brebes #Cilacap #Demak #Grobogan #Jepara #Karanganyar #Kebumen #Klaten #Kudus #Magelang #Pati #Pekalongan #Pemalang #Purbalingga #Purworejo #Rembang #Semarang #Sragen #Sukoharjo #Tegal #Temanggung #Wonogiri #Wonosobo #Magelang #Pekalongan #Salatiga #Semarang #Surakarta #Tegal #JawaTimur #Bangkalan #Banyuwangi #Blitar #Bojonegoro #Bondowoso #Gresik #Jember #Jombang #Kediri #Lamongan #Lumajang #Madiun #Magetan #Malang #Mojokerto #Nganjuk #Ngawi #Pacitan #Pamekasan #Pasuruan #Ponorogo #Probolinggo #Sampang #Sidoarjo #Situbondo #Sumenep #Sumenep #Tuban #Tulungagung #Batu #Blitar #Malang #Mojokerto #Pasuruan #Probolinggo #Surabaya #Jakarta #KepulauanSeribu #Jakarta #Barat #Pusat #Selatan #Timur #Utara #banten #Lebak #Pandeglang #Serang #Tangerang #Cilegon #Serang #Tangerang #TangerangSelatan #Bantul #GunungKidul #KulonProgo #Sleman #Yogyakarta #Sumatera #Aceh #BandaAceh #SumateraUtara #Medan #SumateraBarat #Padang #Riau #Pekanbaru #Jambi #SumateraSelatan #Palembang #Bengkulu #Lampung #BandarLampung #KepulauanBangkaBelitung #PangkalPinang #KepulauanRiau #TanjungPinang #Kalimatan #KalimantanBarat #Pontianak #KalimantanTengah #PalangkaRaya #KalimantanSelatan #Banjarmasin #KalimantanTimur #Samarinda #KalimantanUtara #TanjungSelor #Sulawesi #SulawesiUtara #Manado #SulawesiTengah #Palu #SulawesiSelatan #Makassar #SulawesiTenggara #Kendari #SulawesiBarat #Mamuju #Gorontalo #SundaKecil #Bali #Denpasar #NusaTenggaraTimur #Kupang #NusaTenggaraBarat #Mataram #lombok #cina #Jepang